Minggu, 06 Maret 2016

Menuju Daycare Profesional yang Humanis



Pendidik Harus Murah Senyum dan Menyenangkan Anak

     SEMARANG – “Pendidik harus murah senyum, menjadi sosok yang menyenangkan anak,  bersedia untuk belajar dan selalu tertantang untuk meningkatkan kreativitas,”  demikian dikatakan oleh  Sri Utami Purwaningsih,  dari TPA Pelangi Anak Negeri Yogyakarta, Sabtu (30/1) di Hotel Dalu.
   Di depan peserta workshop “ Menuju Daycare Profesional yang Humanis “ para  pengelola Taman Penitipan Anak dan Kelompok Bermain ( TPA  & KB) perbagai daerah di Jateng, Umi Tami, panggilan akrab Utami Purwaningsih menguraikan ciri guru kreatif dan profesional. Singkatan  FORCHILDREN, memudahkan ingatan bahwa guru harus Fleksibel, Optimistis, Respect, Cekatan, Humoris, Inspiratif, Lembut, Disiplin, Responsif,Empatik dan Nge-friend.
“Seberapa megah bangunan TPA KB kalau pendidik tidak mempunyai sifat itu, ya tidak akan berkembang” , katanya. Dari lebih 200 anak yang dipercayakan pada TPA Pelangi Anak Negeri, beberapa diantaranya anak berumur 2 th.

   Anak  Menangis
   Mantan penyiar yang berganti profesi menjadi “pengasuh: anak “ itu memberikan tips menenangkan anak saat emosi TPA - KB adalah mengajak anak ke luar dari lingkungan yang membuatnya prestasi.angkan, tapi kalau perlu dibiarkan menangis sepuasnya , dibiarkan menendang atau menjerit sampai anak merasa tenang. Mengatakan akibat jika anak terus emosi dan menangis. Anak terus diawasi, sdiemangati terus saat anak  berperilaku positip, sambil memberi pujian jika anak kembali masuk kelas.
    Menurut ketua Forum Komunikasi Taman Anak Sejahtera Jateng . Dhany Widjanti, S Psi, makin dibutuhkannya TPA-KB  mendorong diselenggarakannya workshop . Jaringan Forum Komunikasi Taman Penitipan Anak  dan Kelompok Bermain ( FK TPA&KB).  sebagai  wadah/ organisasi pemberdayaan TPA dan KB yang bersifat multisektoral dan forum kerjasama, berkomunikasi secara langsung di tiap kabupaten atau kota.

      Dibentuknya FK TPA&KB didasarkan pada kenyataan luasnya wilayah yang menjadi jangkauan dengan topografi beragam, karaktersitik masalah yang berbeda, ketersediaan sumber daya baik alam, sosial maupun manusia yang berbeda antarwilayah, menjadikan masalah atau hambatan dan tantangan yang dihadapi di tiap wilayah juga berbeda.
     Sisi yang lain, beragamnya institusi yang terlibat dalam pelayanan sosial anak balita merupakan potensi yng harus dikembangkan dan dimanfaatkan optimal untuk kepentingan pelayanan sosial anak.
     Dalam upaya untuk memperkaya informasi dan pengalaman melalui jejaring kerja sama forum komunikasi, diperlukan kerjasama yang sinergis, harmonis, saling melengkapi, sehingga pengembangan pelayanan sosial anak balita yang holistik dan integratif dapat terwujud. (humaini)

tulisan ini juga dinuat di cybernews suara merdeka (Cyber SM) 
Humaini As adalah pengurus dari Forum Taman Anak Sejahtera unsur media

Tidak ada komentar:

Posting Komentar